Nanti malam timnas muda Indonesia akan melawan Malaysia, di semifinal Sea Games 2011. Kira-kira, siapa ya yang bakalan menang? Tentu saja, saya sebagai orang Indoenesia yang baik, berharap timnas kita bisa menjungkir balikkan timnas Malaysia. Tapi, harapan belum tentu sama dengan kenyataan. Oleh karena itulah, sepertinya kita harus bersabar untuk menunggu nanti malam.
Ngomong-ngomong, sebenarnya di artikel ini saya mau bercerita sedikit tentang sepakbola kita, khususnya timnas. Kemarin, saya sempat bernostalgia di Youtube dengan melihat video-video menawan timnas kita ketika berjuang di Piala AFF 2010 lalu. Hasilnya, tidak terlalu buruk.
Thailand saja dikalahkan, apalagi Filipina. Namun, yang menjadi perhatian saya adalah Malaysia. Sempat dibantai oleh timnas kita, 5-1 dibabak penyisihan, namun berbalik unggul 4-2 di babak final, yang dilangsungkan dua kali.
Sangat disayangkan memang. Menurut saya, hal tersebut terjadi karena kekalahan telak timnas kita di Kuala Lumpur di pertandingan pertama babak final. Kala itu, Garuda dibantai 3-0. Di pertandingan kedua, kita menang. Tapi, cuma 2-1.
Kenapa timnas bisa kalah telak? Di final lagi. Menurut hemat saya, mental bertanding timnas Indonesia di kandang lawan masih sangat rendah. Lihat saja, dari babak kualifikasi hingga semifinal, Gonzales cs selalu main di kandang. Eh, gilirang tandang, babak belur deh.
Untuk Sea Games kali ini pun sebenarnya sama saja. Thailand berhasil dikalahkan karena kita main di kandang sendiri. Coba saja timnas Indonesia lawan Thailand di tempat netral, atau di Bangkok.
Kesimpulan yang bisa saya ambil kemarin setelah melihat video-video lawas Piala AFF 2010 lalu adalah ketika cerita baru dimulai, timnas kita selalu saja tersenyum. Akan tetapi, pada akhir cerita Indonesia selalu saja merengut.
Untuk perjalanan timnas Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 2014 kali ini, saya cuma bisa bilang “no comment lah”.